Selasa, 19 Agustus 2008

MU Harap-harap Cemas Seputar Berita Dunia Sepak Bola

MU HARAP-HARAP CEMAS SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

MU HARAP-HARAP CEMAS

Bos Manchester United, Sir Alex Ferguson dilanda kecemasan. Pasalnya, untuk laga kedua babak semifinal Liga Champions yang dijadwalkan Rabu dinihari lusa, dua pemain pilarnya diragukan bisa tampil. MU berkesempatan tampil di babak final untuk pertama kalinya sejak 1999 jika mampu menundukkan Barcelona di Old Trafford.
Wayne Rooney dan Nemanja Vidic tidak ambil bagian dalam sesi latihan yang dilangsungkan Senin ini akibat mengalami cedera. Baik Rooney maupun Vidic mengalami cedera pada pertandingan Sabtu lalu yang berkesudahan 1-2 untuk kemenangan Chelsea.
Rooney yang mencetak satu-satunya gol MU di Stamford Bridge mengalami masalah pada panggul. Sedangkan palang pintu tangguh Vidic mengalami luka sobek setelah diterpa lutut penyerang The Blues, Didier Drogba di awal babak pertama laga krusial menuju gelar juara Liga Premier Inggris 2007-08.
Jika sampai kedua pemain absen terang saja Ferguson dibuat pusing. Keduanya merupakan pemain pilar yang sangat berpengaruh bagi skema permainan tim. Dengan hasil imbang tanpa gol di Nou Camp, MU membutuhkan paling tidak satu gol dan lini belakang harus tangguh untuk mencegah gol away yang bisa menjadi pengganjal langkah The Red Devils ke Moskow, Rusia.
Setelah mendapati hasil buruk dari Chelsea, Ferguson mengatakan Rooney mengalami rasa nyeri di bagian panggul yang sudah dirasakan sejak akhir pekan lalu ketika berhadapan dengan Blackburn Rovers. Namun Ferguson tidak berhenti berharap agar Rooney dan Vidic bisa berlaga menjamu Barcelona.
Sementara Vidic, Ferguson mengatakan defender internasional Serbia itu kehilangan gigi dan mendapat beberapa jahitan dari insiden tidak sengaja tersebut. Jika sampai keduanya absen maka Ferguson kemungkinan besar akan menggeser Wes Brown menemani Rio Ferdinand di tengah. Untuk lini depan, MU masih memiliki Carlos Tevez.
Sementara itu, Barcelona menyambut kembalinya kapten tim Carles Puyol setelah menjalani akumulasi kartu. Ia akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Rafael Marquez yang ganti terkena akumulasi kartu kuning. Frank Rijkaard juga masih menunggu kondisi gelandang Yaya Toure yang bermasalah di pergelangan kaki. Jika Toure benar absen, terbuka kesempatan bagi Edmilson unjuk kebolehan.

sumber MU Harap-harap Cemas : LiputanBola.Com
MU HARAP-HARAP CEMAS

Lampard Kembali, Ballack dan Pennant Umbar Optimisme Seputar Berita Dunia Sepak Bola

LAMPARD KEMBALI, BALLACK DAN PENNANT UMBAR OPTIMISME SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

LAMPARD KEMBALI, BALLACK DAN PENNANT UMBAR OPTIMISME

Dua hari jelang laga leg kedua semifinal Liga Champions, suasana di kubu Chelsea makin bergairah. Hal ini disebabkan dua hal, Frank Lampard yang sudah kembali turun berlatih, serta optimisme yang dilontarkan Michael Ballack. Keyakinan Ballack dipicu hasil positif yang mereka raih kala mampu menekuk MU pada pertandingan akhir pekan lalu. Seolah tidak mau kalah, Jermaine Pennant di kubu Liverpool pun turut mengumbar keyakinannya.
Kembali berlatihnya Frank Lampard bersama tim utama Chelsea tentu dapat dipandang sebagai indikator bagus, bahwa sang pemain akan turut pada pertandingan melawan Liverpool. Lampard absen kala Chelsea menekuk MU 2-1 pada pertandingan akhir pekan lalu, akibat ia masih dirundung suasana berduka akibat ibunya meninggal dunia. Saat itu, Avram Grant memang memang tidak memaksa Lmpard turun bermain dan menyerahkan segala keputusan pada sang pemain }.
Sementara itu, rekan Lampard di lini tengah, Michael Ballack mengemukakan optimismenya jelang laga kedua tersebut. “Kami telah meletakkan situasi pada situasi yang diinginkan. Ini sangatlah dekat dengan akhir kompetisi, saat saya melihat tim-tim lain, saya suka dengan situasi seperti ini. Menurutku, kami terlihat lebih baik daripada tim-tim peserta Liga Champion lainnya, maka kita lihat saja apa yang dapat kita lakukan. Ini sangat membantu untuk hari Rabu tentunya. Kami terlihat segar dan mampu menampilkan permainan terbaik. Pertandingan adalah performa terbaik kami musim ini, khususnya di bababk pertama” tutur Ballack seperti dilansir Guardian.
Optimisme serupa diumbar Jermaine Pennant di kubu Liverpool. Pennant yang absen di leg pertama semifinal, yakin timnya akan mampu mengalahkan Chelsea di kandangnya sendiri, dengan syarat Liverpool mampu mencetak gol dan tidak kebobolan. “Yang harus kami lakukan adalah mencetak gol serta tidak kebopbolan. Jika itu terjadi, kami akan lolos. Pasti hal tersebut akan sangat berat, namun kami percaya mampu melakukannya” yakinnya pada situs resmi Liverpool.
Meski sangat berharap dirinya diturunkan pada pertandingan tersebut, namun Pennant mengakui kalau semua keputusan ada di tangan Rafael Benitez, dan ia tidak akan keberatan dengan apapun keputusan yang diambil sang manajer. “Akan menjadi pertanyaan besar bagi manajer untuk memilihku pada pertandingan kontra Chelsea, sebab tim menampilkan permainan bagus . Kita tunggu dan lihat saja, namun walaupun saya dibangku cadangkan maka saya akan tetap menikmatinya,” ujar Pennant. Walau begitu, tetap terselip keinginan Pennant untuk dapat diturunkan Benitez. “Manajer memiliki pemain sayap yang bermain saat Torres dan Gerrard bermain di belakangnya, namun saya dapat bermain di posisi pinggir lapangan, itulah posisiku.” tandas Pennant.

sumber Lampard Kembali, Ballack dan Pennant Umbar Optimisme : LiputanBola.Com
LAMPARD KEMBALI, BALLACK DAN PENNANT UMBAR OPTIMISME

UEFA Tunjuk Fandel, Ferguson Mangkel Seputar Berita Dunia Sepak Bola

UEFA TUNJUK FANDEL, FERGUSON MANGKEL SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

UEFA TUNJUK FANDEL, FERGUSON MANGKEL

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, mendapat problem yang tak ringan saat Rio Ferdinand dkk menjamu Barcelona dalam leg kedua babak semifinal Liga Champions di Old Trafford, Selasa, 29 April, besok malam.
Masalah yang kali ini hinggap di kepala Ferguson bukanlah soal pemain yang dilanda cedera, melainkan sosok pengadil di tengah lapangan alias wasit. UEFA menugaskan wasit asal Jerman, Herbert Fandel. Wasit berusia 44 tahun yang piawai memainkan piano ini punya statistik membuat sejumlah keputusan yang dianggap Ferguson merugikan MU. Pendek kata, Fandel kerap jadi ‘musuh’ Ferguson.
Seperti yang dilansir The Guardian, keputusan UEFA menugaskan Fandel setidaknya membuat Ferguson geram. Sesepuh manajer Liga Premier ini tentunya pasti mengingat ‘ulah’ Fandel yang mengeluarkan kartu merah langsung kepada kapten The Red Devils Roy Keane tiga menit sebelum waktu normal berakhir di leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan FC Porto di Estadio do Dragao, Porto, 25 Februari 2004. Ketika itu MU takluk 1-2 di tangan skuad Jose Mourinho.
Ketika peluit akhir berbunyi, Ferguson menolak menjabat tangan Mourinho. Pasalnya, Ferguson marah betul dengan tindakan sejumlah pemain Porto di lapangan yang kerap melakukan diving. Dalam benak Ferguson, Fandel punya ‘kontribusi’ atas kekalahan timnya dengan mengabaikan sikap diving para pemain Dragons.
Musim lalu, Fandel kembali bertugas di leg pertama babak perempat final antara MU melawan AS Roma yang berlangsung di Stadio Olimpico, Roma, 4 April 2007. Saat itu MU juga kalah 1-2. Gelandang andalan Ferguson, Paul Scholes mendapat dua kartu kuning alias kartu merah dalam selang waktu kurang dari 10 menit di babak pertama. Ferguson menuding keputusan Fandel lebih banyak menguntungkan Giallorossi. Satu tudingan yang kemudian dipelajari Komisi Disiplin UEFA.
Belakangan, wasit jadi ‘teman akrab’ bagi Ferguson. Gara-gara kritikannya terhadap kepemimpinan Martin Atkinson yang menjadi wasit laga MU vs Portsmouth di babak perempat final FA Cup, 8 Maret lalu, Ferguson dan asistennya, Carlos Queiroz harus menghadiri hearing dengan Komisi Disiplin FA.
Yang paling panas, Ferguson mengecam keras keputusan Alan Wiley saat menjadi pengadil di laga “final” premiership musim ini antara MU versus Chelsea di Stamford Bridge, London, Sabtu, 26 April lalu. Akankah kali ini kehadiran Fandel kembali menjadi 11qazmusuh11qaz bagi Ferguson?

sumber UEFA Tunjuk Fandel, Ferguson Mangkel : LiputanBola.Com
UEFA TUNJUK FANDEL, FERGUSON MANGKEL

Muenchen, 99,9 Persen Juara Seputar Berita Dunia Sepak Bola

MUENCHEN, 99,9 PERSEN JUARA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

MUENCHEN, 99,9 PERSEN JUARA

Hanya ‘kiamat kecil’ atau keajaiban luar biasa yang dapat menghapus mimpi Bayern Muenchen meraih gelar juara Bundesliga untuk ke-21 kalinya sepanjang sejarah klub. Dalam lanjutan kompetisi di pekan ke-30, Minggu, 27 April, di depan pendukungnya sendiri, Allianz Arena, skuad asuhan Ottmar Hitzfeld secara meyakinkan melibas tamunya VfB Stuttgart dengan skor telak 4-1 .
Setelah di babak pertama kedudukan imbang 1-1 ketika gol cepat Luca Toni di menit kedelapan berhasil disamakan Antonio Da Silva 11 menit kemudian, Muenchen baru menggunduli tamunya itu di babak kedua. Tiga gol tambahan yang memastikan kemenangan Muenchen dicetak Mark van Bommel dan penggantinya Franck Ribery.
Dengan tambahan tiga angka, jumlah perolehan poin Muenchen menjadi 66 poin atau terpaut 12 angka dari rival terdekat, Werder Bremen, yang pada hari Sabtu lalu hanya mampu meraih satu poin hasil main imbang 3-3 dengan tuan rumah Karlsruher.
Dengan tersisa empat partai atau maksimal 12 poin dan keunggulan selisih gol yang begitu lebar—Muenchen 41 gol berbanding 21 gol milik Bremen—maka praktisnya gelar juara telah berada dalam genggaman Die Roten.
Sementara itu, dalam pertandingan lainnya yang digelar di Bay Arena, tuan rumah Bayer Leverkusen gagal merapatkan jarak dengan Schalke04 dan Bremen yang menduduki zona Liga Champions, setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan tim yang sedang naik daun di musim ini, VfL Wolfsburg. Tambahan satu poin itu membuat jumlah perolehan Leverkusen menjadi 48 poin atau terpaut enam angka dari Schalke dan Bremen.

sumber Muenchen, 99,9 Persen Juara : LiputanBola.Com
MUENCHEN, 99,9 PERSEN JUARA

Evra Tak Takut Jadi Tumbal Seputar Berita Dunia Sepak Bola

EVRA TAK TAKUT JADI TUMBAL SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

EVRA TAK TAKUT JADI TUMBAL

Dijamin, tak ada seorang pemain pun yang tidak ingin tampil di partai sepenting dan penuh gengsi seperti partai final Liga Champions, turnamen antar klub tertinggi di benua Eropa. Namun, tak semua pemain yang dinaungi keberuntungan untuk bisa memperkuat timnya masing-masing di partai pamungkas tersebut.
Contohnya, gelandang andalan Juventus, Pavel Nedved. Gara-gara keteledorannya melakukan tackling yang tidak perlu terhadap Steve McManaman saat leg kedua semifinal melawan Real Madrid yang digelar di Delle Alpi, Turin, 14 Mei 2003, Nedved absen membela La Vecchia Signora di partai final menghadapi AC Milan. Akhirnya, Juventus kalah 2-3 dalam drama adu penalti.
Pun begitu pula dengan dua pemain andalan Sir Alex Ferguson, Roy Keane dan Paul Scholes, di musim 1998-99. Gemilangnya Keane dan Scholes saat membalikkan keadaan di leg kedua lawan Juventus, lagi-lagi di Delle Alpi, Turin, 21 April 1999, membuat mereka absen saat Manchester United bertanding lawan Bayern Muenchen di babak final, 26 Mei 1999. Lain halnya dengan Nedved, Keane dan Scholes masih bisa tersenyum setelah David Beckham dkk unggul 2-1.
Nah, boleh jadi, nasib Keane dan Scholes bakal ditiru bek kiri andalan Ferguson di musim ini, Patrice Evra. Defender asal Prancis itu bersama-sama gelandang Timnas Inggris, Owen Hargreaves, dan gelandang asal Portugal, Nani, merupakan tiga pemain MU yang terancam absen di laga final andaikata mereka kembali mendapat kartu kuning saat leg kedua babak semifinal menjamu Barcelona di Old Trafford, Selasa, 29 April, lusa.
Meski demikian, Evra, yang bakal genap berusia 27 tahun pada 15 Mei mendatang, mengaku tak memedulikan ancaman tersebut. Dalam arti, mantan defender AS Monaco itu bertekad bakal tampil total dalam mengawal pergerakan striker Los Blaugrana, Lionel Messi. Saat partai ‘final’ premiership melawan Chelsea kemarin, Ferguson sengaja mencoret Evra dari susunan tim dengan maksud memberi istirahat yang cukup bagi keduanya untuk tampil bugar lawan Barcelona.
“Andaikata di menit-menit akhir, untuk memastikan langkah MU ke final Liga Champions, saya harus melakukan sesuatu yang konsekuensinya mendapat kartu kuning, saya akan ambil risiko tersebut. Tidak masalah bagi saya kalau akhirnya saya tidak dapat tampil di partai final,” tegas Evra seperti yang dikutip Sunday Mirror.
“Bagi saya, prioritas utama saat laga lawan Barcelona adalah tampil sebaik mungkin dan menghindari hukuman dari wasit . Tapi, jika untuk itu saya jadi takut untuk melakukan tackling, saya tidak mau. Saya tetap bakal melakukannya. Sebab, itu bagian dari tugas saya di lapangan,” terang Evra.
Jadi? “Jika saya kembali mendapat hukuman kartu kuning, maka otomatis saya tidak dapat tampil di babak final. Tentu, secara personal, itu buruk bagi saya. Tapi, tetap yang paling terpenting adalah bagaimana caranya MU melaju ke babak final, bukan Patrice Evra,” pungkasnya.

sumber Evra Tak Takut Jadi Tumbal : LiputanBola.Com
EVRA TAK TAKUT JADI TUMBAL

Chelsea Ngotot Buru Aguero Seputar Berita Dunia Sepak Bola

CHELSEA NGOTOT BURU AGUERO SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

CHELSEA NGOTOT BURU AGUERO

Beberapa pekan lalu, Presiden Atletico Madrid, Enrqiue Cerezo, secara tegas mengatakan pihaknya tidak akan menjual pemain bintangnya, Sergio “Kun” Aguero. Penyerang muda asal Argentina yang bakal genap berusia 20 tahun pada 2 Juni mendatang ini mulai menunjukkan ketajamannya di musim keduanya di La Liga }.
Setelah tampil kurang maksimal menjadi tandem Fernando Torres di musim 2006-07 lalu, Kun—diboyong Los Rodjiblancos dari Independiente, klub divisi utama Argentina, dengan bandrol 20 juta euro pada 31 Mei 2006—baru menggeliat di musim ini: mencetak 16 gol dari 32 partai liga. Duetnya dengan Diego Forlan menjadi kunci keberhasilan skuad Javier Aguirre menembus papan atas klasemen sementara.
Normal jika performa gemilang yang ditunjukkan Sergio Leonel Aguero del Castillo, nama lengkap Kun, itu membuat dua klub elite Eropa, Real Madrid dan Chelsea, dikabarkan sangat tertarik untuk merekrutnya di bursa transfer musim panas mendatang.
Seperti yang dilansir Daily Star, tampaknya The Blues tidak memedulikan pernyataan Cerezo. Begitu pula dengan besaran nilai buy-out dalam klausul hengkang Kun yang mencapai 64 juta pound atau sekitar Rp 1,17 triliun. Kubu Chelsea sangat yakin jika dengan dana 35 juta pound , Atletico bersedia melepas Kun. Dana sebesar itu dua kali lebih besar dibanding pengeluaran Los Rodjiblancos saat membeli Kun.
Jika deal tercapai, Kun akan memecahkan rekor transfer bagi pemain muda yang kini masih dipegang Wayne Rooney. Manchester United butuh dana sebesar 29 juta pound untuk memboyong Rooney dari Everton, 31 Agustus 2004 lalu.
Berdasarkan pengalaman di masa lalu, Atletico bisa jadi luluh dengan bujuk rayuan Chelsea. Kepindahan Torres ke Anfield Stadium menjadi buktinya. Meskipun sempat ngotot tidak akan melego Torres yang menjadi ikon Vicente Calderon selama beberapa tahun, akhirnya Cerezo menyetujui tawaran Liverpool di awal Juli 2007 lalu.

sumber Chelsea Ngotot Buru Aguero : LiputanBola.Com
CHELSEA NGOTOT BURU AGUERO

Insiden Pasca-duel Chelsea Vs MU Seputar Berita Dunia Sepak Bola

INSIDEN PASCA-DUEL CHELSEA VS MU SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

INSIDEN PASCA-DUEL CHELSEA VS MU

Panas. Persaingan dalam perburuan gelar Liga Premier Inggris 2007-08 memanas setelah Chelsea menghantam Manchester United 2-1. Dua gol Michael Ballack yang satu di antaranya dihasilkan dari eksekusi titik 11 meter pas mengubur gol penyeimbang yang dijaringkan Wayne Rooney.
Alhasil, persaingan menuju mahkota juara terbuka lebar. Menyisakan dua pertandingan, poin yang dikumpulkan kedua kesebelasan seimbang, yakni 81. Hasil akhir bisa saja ditentukan oleh selisih gol, dan MU lebih diunggulkan dalam hal ini.
Kembali ke pertandingan big-match di Stamford Bridge, Sabtu malam. Dengan kemenangan tersebut Chelsea sukses memperpanjang rekor belum pernah menderita kekalahan di kandang sejak Februari 2004. Pertarungan penuh alot itu pun tidak terlepas dari gengsi yang tebal menyelimuti. Tujuh kartu kuning dilayangkan wasit Alan Wiley yang empat di antaranya untuk pemain tim tamu.
Ketegangan terjadi ketika MU diganjar penalti. Protes keras Ryan Giggs dkk terhadap keputusan yang menganggap Michael Carrick handball hinggap pada Wiley. Ternyata ketegangan tidak lantas usai beditu laga berakhir. Pasca-duel terjadi insiden memalukan yang tak pantas terjadi pada liga yang diklaim terbaik di dunia.
Beberapa pemain MU terlibat perkelahian dengan petugas Stamford Bridge. Kejadiannya ketika pemain MU menjalani pendinginan sehabis bermain, tidak ada pemain yang masuk ke dalam starting line-up. Patrice Evra, Gary Neville, Paul Scholes, Gerard Pique, Park Ji-Sung dan John O’Shea terlibat adu argumen dengan petugas stadion.
Petugas keamanan atau steward langsung memisahkan kedua kubu. Namun, seperti dilaporkan Reuters, di saat situasi cenderung tenang emosi tidak bisa dibendung. Saling dorong terjadi dan Evra yang terlihat bernafsu segera dilerai oleh steward. Tidak ada yang terluka dalam insiden itu tapi tetap saja FA sepertinya akan menyelidiki kejadian tersebut.
Juru bicara Chelsea mengatakan: “Kami akan mempelajari insiden tersebut dari video rekaman CCTV dan akan menilai reaksi apa yang kami anggap perlu nantinya.” Selain insiden itu juga terjadi insiden tendangan Rio Ferdinand. Kapten sementara Timnas Inggris itu berniat menendang pagar pembatas lapangan dan tribun akibat rasa frustasi atas kekalahan timnya. Namun tanpa disengaja menerpa seorang petugas keamanan wanita.
“Sayangnya saya secara tidak sengaja membuatnya memar. Saya meminta maaf secepatnya dan memastikan dia baik-baik saja. Saya berniat mengiriminya paket bunga. Kredit pantas diberikan untuknya karena sembari tersenyum dirinya menyatakan tidak terluka,” kata Ferdinand tenang.

sumber Insiden Pasca-duel Chelsea Vs MU : LiputanBola.Com
INSIDEN PASCA-DUEL CHELSEA VS MU

Schalke Menang, Bremen Imbang Seputar Berita Dunia Sepak Bola

SCHALKE MENANG, BREMEN IMBANG SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

SCHALKE MENANG, BREMEN IMBANG

Schalke 04 meneruskan performa bagus mereka pasca pemecatan Mirko Slomka. Mereka mengalahkan tuan rumah Hamburg SV dengan skor 1-0 pada lanjutan Bundesliga, Sabtu . Sementara itu, Werder Bremen ditahan Karlsruher 3-3.
Duet pelatih caretaker Mike Bueskens dan Youri Moulder perlahan-lahan mampu membawa Schalke ke performa terbaiknya. Setelah sebelumnya membawa Schalke melumat Energie Cottbus, kini tim besutan mereka menngalahkan tuan rumah Hamburg. Gol semata wayang Schalke dibukukan oleh Kevin Kuranyi di menit kedua.
Di bawah tekanan kurang lebih 57.000 penonton yang memadati HSH Nordbank, Kevin Kuranyi membukukan gol saat pertandingan baru memasuki menit kedua. Gol ini diawali pergerakan Albert Streit di sisi kanan pertahanan Hamburg. Melihat Kevin Kuranyi tidak terkawal, ia pun mengirim umpan silang ke arah striker tersebut. Kuranyi menerima umpan tersebut, dan dengan mudah menyarangkan bola ke gawang Frank Rost melalui sundulan kepala. 1-0 untuk Schalke.
Lima menit kemudian, Halil Altintop berada dalam situasi satu lawan satu dengan Frank Rost. Sayang, ia tidak mampu memaksimalkan peluang tersebut. Sontekannya melambung di atas gawang Rost. Skor 1-0 bertahan sampai babak pertama usai.
Di babak kedua, Tim tuan rumah banyak menciptakan peluang. Namun, tidak ada satu pun peluang tersebut yang dapat dimaksimalkan menjadi gol. Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan 1-0 bagi Schalke. Bagi Hamburg, hasil ini tentu makin terasa menyesakkan. Sebab peluang mereka menyamai perolehan poin makin menipis dan peluang mereka mendapat jatah Liga Champions juga makin tertutup.
Susunan pemain:

Hamburg SV: Rost, Kompany , Reindhardt, Atouba , Mathijsen, Boateng, Van Der Vaart, De Jong, Demel, Paolo Guererro, Olic

Schalke 04: Neuer, Krstajic, Jose Bordon, Rafinha, Westermann, Ernst, Jonmes, Streit , Kuranyi, Altintop , Sanchez
Di Wildparkstadion, kandang Karlsruher, partai ketat disertai kejar mengejar gol terjadi saat tuan rumah menjamu Werder Bremen. Di awal pertandingan, Bremen lebih banyak memegang kendali permainan. Namun, justru Karlsuhre yang mampu mencetak gol terlebih dulu saat pertandingan memasuki menit ke-15. Perangkap off-side yang dipasang barisan pertahanan Bremen dapat ditembus oleh umpan terobosan Tamas Hajnal. Bola tersebut disambut oleh Sebastian Freiss yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang Tim Wiese.
Bremen menyamakan kedudukan melalui Diego di menit ke-23.Tim Borowski menusuk ke area pertahaana Karlsuhre dan melepaskan tembakan. Tembakan Borowski masih mampu diblok oleh kiper Karlsuhre, Markus Miller. Namun, bola muntah tersebut dapat diteruskan Diego untuk membuat skor imbang 1-1. Enam menit kemudian, Bremen balik memimpin. Borowski mengumpan pada Mesut Ozil yang kemudian melepaskan tembakan first time menembus gawang Karlsruher. Skor 2-1 bagi keunggulan Bremen bertahan sampai turun minum.
Di babak kedua, Freiss menciptakan gol keduanya, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Setelah menerima operan dari Malik Franz, Freiss menggiring bola dari tengah lapangan, sembari melewati tiga orang bek Bremen. Lantas, ia pun menaklukkan Tim Wiese dengan sepakan kaki kanannya.
Karlsruher balik memimpin di menit ke-67. Alexander Lashvili mengirim umpan silang dari sektor kanan pertahanan Bremen. Umpan Lashvili dapat diteruskan Edmond Kaplani untuk mengubah kedudukan manjadi 3-2. Namun, kemenangan Karlsruher harus batal saat Bremen kembali menyamakan kedudukan di menit ke-86. Tembakan jarak dekat Boubacar Sanogo menyambut assist Diego tidak dapat dihentikan Markus Miller. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 3-3.
Susunan pemain:

Karlsruher: Miller, Goerlitz, Eggimann, Eichner, Franz, Adoube, Porcello , Hajnal, Freis, Kapllani , Timm

Werder Bremen: Wiese, Pasanen, Fritz, Naldo, Mertesacker, Jensen, Borowski, Diego,Ozil , Klasnic , Sanogo
Hasil pertandingan lain Bundesliga, Sabtu :

Nuremberg 2 vs 2 Arminia Bielefeld

Hannover 96 2 vs 2 Hertha Berlin

VfL Bochum 1 vs 1 MSV Duisburg

Energie Cottbus 2 vs 1 Hansa Rostock

sumber Schalke Menang, Bremen Imbang : LiputanBola.Com
SCHALKE MENANG, BREMEN IMBANG

Dortmund Curi Poin di Frankfurt Seputar Berita Dunia Sepak Bola

DORTMUND CURI POIN DI FRANKFURT SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

DORTMUND CURI POIN DI FRANKFURT

Enam hari lalu Borussia Dortmund harus mengubur mimpi menggapai final DFB Pokal alias Piala Jerman setelah ditekuk Bayern Muenchen 1-2, Sabtu . Hasil menjengkelkan yang melanjutkan catatan buruk di Bundesliga. Dua kali Dortmund sebelumnya dipaksa menyerah lawan dengan kebobolan delapan gol.
Hasil tersebut memunculkan isu tak sedap. Dortmund kabarnya menimbang untuk menggantikan pelatih Thomas Doll musim kompetisi mendatang. Namun rekor buruk berakhir di Commerzbank Arena, Jumat dinihari ini. Dortmund yang bertindak selaku tim tamu pulang dengan membawa satu poin setelah berhasil menahan imbang 1-1 Eintracht Frankfurt di pekan ke-30.
Hasil tersebut sudah cukup bagi Dortmund naik satu tingkat ke posisi 12 dan unggul delapan poin dari zona degradasi. Satu lagi, lumayan melegakan napas Doll yang terbebani target. Sementara bagi tim besutan Friedhelm Funkel, hasil tersebut membuat Die Adler—Si Elang—tertahan di peringkat delapan yang gagal mendekatkan diri dengan zona Eropa.
Pertandingan babak pertama berjalan datar sampai tim tamu menguasai jalannya pertandingan memasuki menit ke-20. Menit ke-23 Benjamin Kohler mengancam namun tendangannya yang membentur Antonio Rukavina dengan mudah kiper Marc Ziegler menguasai bola. Itulah satu-satunya aksi yang menarik.
Tapi di babak kedua Frankfurt tidak buang-buang waktu. Hanya berjalan beberapa detik selepas turun minum, sundulan Kohler menyambut crossing Patrick Ochs menggetarkan gawang Ziegler. 1-0 Frankfurt memimpin. Menit ke-48, Dortmund merespon dan nyaris menjebol gawang markus Proll. Marc-Andres Kruska melepaskan tendangan keras jarak jauh yang menghujam tiang gawang bagian bawah.
Dortmund akhirnya menyamakan kedudukan melalui aksi Jakub Blaszczykowski yang lolos dari jebakan offside. Skor berubah 1-1. Proll menyelamatkan gawangnya untuk menjaga skor tetap imbang dengan menahan sundulan deras Mladen Petric. Menit ke-76 sekali lagi peluang Petric terbuang percuma. Ochs memberi ancaman bagi Ziegler sebelum peluit akhir ditiup wasit Wolfgang Stark.
Susunan pemain:

Eintracht Frankfurt: Proll; Spycher, Russ, Ochs, Galindo; Weissenberger , Fink, Inamoto; Köhler, Amanatidis, Fenin.

Borussia Dortmund: Ziegler; Kovac, Dede, Worns, Rukavina; Kruska, Kringe , Tinga, Blaszczykowski ; Frei , Petric.

sumber Dortmund Curi Poin di Frankfurt : LiputanBola.Com
DORTMUND CURI POIN DI FRANKFURT

Indonesia Tekuk Yaman 1-0 Seputar Berita Dunia Sepak Bola

INDONESIA TEKUK YAMAN 1-0 SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

INDONESIA TEKUK YAMAN 1-0

Benny Dollo membuktikan kalau PSSI tidak salah saat menunjuk dirinya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dalam pertandingan uji coba menghadapi Yaman di Stadion Siliwangi, sore ini , Indonesia berhasil menekuk Yaman dengan kemenangan 1-0. Gol semata wayang Indonesia dibukukan oleh Bambang Pamungkas.
Indonesia memiliki peluang terlebih dahulu di menit kelima. Eksekusi tendangan bebas yang diambil Mahyadi Panggabean disambar sundulan Bambang Pamungkas. Sayang sundulan Bambang masih melambung di atas mistar gawang Yaman. Tidak mau ketinggalan, empat menit kemudian Yaman juga melakukan tekanan. Namun, nasib sundulan Hasan Umar sama dengan sundulan Bambang, masih melambung di atas mistar.

Yaman kembali memperoleh peluang di menit ke-11 melalui tendangan bebas Ali Awad. Beruntung bagi Indonesia, tembakan tersebut membentur mistar gawang, dan sudulan Saleh Yousef menyambut bola rebound juga masih melebar.
Gol yang ditunggu-tunggu pendukung Indonesia akhirnya tercipta pada menit ke-34. Diawali umpan terobosan Firman Utina, Bambang Pamungkas yang lolos dari perangkap off side mengejar bola tersebut. Setelah sedikit menggiring bola, Bambang melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak dapat dihalau kiper Yaman. Indonesia pun memimpin 1-0, dan skor ini bertahan sampai babak pertama usai.
Lima menit babak kedua dimulai, Yaman kembali meneror gawang Indonesia. Kali ini tembakan mendatar Akram Al Worafi masih melencengh ke sisi kiri gawang Markus. Menit ke-60, tekanan untuk Indonesia kembali datang. Peluang tersebut datang dari Saleh Yousef menyambut tendangan penjuru. Salah gagal memenfaatkan peluang tersebut, tembakannya masih melambung tinggi di atas gawang Indonesia yang kini dikawal Jendri Pitoy.
Menjelang pertandingan berakhir, Indonesia mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan. Diawali tendangan penjuru Syamsul Chaerudin, bola tersebut disundul Nova Arianto dan jatuh ke kaki Arif Suyono. Sayang, Arif Suyono yang kurang tenang gagal memanfaatkan peluang tersebut, tendangan yang dilepaskannya masih melambung.

sumber Indonesia Tekuk Yaman 1-0 : LiputanBola.Com
INDONESIA TEKUK YAMAN 1-0

Hasil Imbang Hiasi Semifinal Piala UEFA Seputar Berita Dunia Sepak Bola

HASIL IMBANG HIASI SEMIFINAL PIALA UEFA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

HASIL IMBANG HIASI SEMIFINAL PIALA UEFA

Menjamu Zenit St. Petersburg dalam leg pertama semifinal Piala UEFA, Bayern Muenchen ditahan imbang tamunya dengan skor 1-1 . Muenchen unggul lebih dulu lewat gol Frank Ribery, setelah ia mampu meneruskan eksekusi penaltinya yang sempat gagal. Sayang keunggulan Muenchen harus berakhir saat sundulan Lucio malah menembus gawang sendiri. Dengan hasil imbang ini, Zenit memiliki keunggulan gol di kandang lawan. Mereka hanya perlu menahan Muenchen tanpa gol di leg kedua nanti.
Muenchen bermain tanpa diperkuat Luca Toni, yang terkena akumulasi kartu. Untuk itu tugas mencetak gol dibebankan pada duet striker, Miroslav Klose dan Lukas Podolski. Namun, bukan kedua striker tersebut yang mencetak gol Muenchen melainkan Frank Ribery. Ribery membuka keunggulan Muenchen lewat golnya di menit ke-19.
Gol ini diawali hadiah penalti yang didapat karena Fernando Ricksen melanggar Ze Roberto di kotak terlarang. Eksekusi Ribery ke sudut kanan gawang dapat diblok dengan baik oleh kiper Zent, Viacheslav Malafeev. Namun Ribery bereaksi cepat dengan menyambar bola pantul tersebut. Kali ini sepakannya sukses menembus gawang Zenit.
Menit-menit selanjutnya Muenchen mendominasi permainan, Zenit sesekali membalasnya lewat serangan balik. Zenit memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui Zyrianov. Namun Olliver Khan bereaksi cepat dengan membuat penyelamatan gemilang. Serangan berbahaya bagi Muenchen kembali mengancam di menit terakhir babak pertama. Ivica Krizanac memberi umpan matang saat ia melakukan tendangan bebas. Sayang, Andrei Arshavin gagal menjangkau bola kirimannya.
Di babak kedua, Zenit lebih banyak keluar menyerang. Beberapa kali serangan yang dibangun Pogrebnyak dan Ashravin membahayakan gawang Muenchen. Terus ditekan akhirnya Muenchen lengah dan kebobolan juga. Tembakan yang dilepaskan Faitzulin di menit ke-60, membentur kaki Lucio, dan mengarah ke gawang Muenchen, tanpa dapat dihentikan Kahn.
Tersengat dengan gol tersebut, Muenchen banyak melakukan tekanan. Sayangnya, sampai pertandingan berakhir, kombinasi Ribery, Podolski, dan Klose gagal menciptakan gol tambahan bagi Muenchen. Mereka pun harus mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.
Susunan pemain:

Bayern Muenchen: Kahn , Lahm , Jansen, Demichelis, Lucio, Ze Roberto, Van Bommel, Schweinsteiger , Ribery, Klose, Podolski.

Zenit St. Petersburg: Malafeev, Ricksen, Krizanac, Shirokov, Sirl, Zyrianov, Tymoschuk, Denisov, Fayzulin, Arshavin, Pogrebnyak.
Sementara itu partai semifinal Piala UEFA lain yang mempertandingkan Glasgow Rangers menghadapi Fiorentina juga berakhir dengan hasil imbang, 0-0. Pada laga ini, Rangers kehilangan beebrapa punggawanya seperti kapten Barry Ferguson dan Kevin Thompson yang masih terkena hukuman. Sementara Andy Webster, Charlie Adam, Chris Burke, Steven Naismith, Lee McCulloch dan DaMarcus Beasley masih dibekap cedera. Problem ini tidak dialami Fiorentina. Praktis, mereka hanya kehilangan Marco Donadel dan Daniele Cacia .
Fiorentina membuka peluang terlebih dahulu lewat Martin Jorgensen dan Adrian Mutu, namun upaya mereka tidak membuahkan hasil. Kiper Rangers, Neil Alexander masih mampu mengamankan gawangnya. Rangers baru mampu mengebrak pada menit ke-15, namun umpan silang Jean-Claude Darchevelli masih mampu dijangkau oleh Sebastian Frey.

Jorgensen beebrapa kali mengirim tembakan setiap ia mendapat kesempatan, namun tetap saja pertahanan Rangers masih terlalu sukar untuk ditembus. Upaya serupa juga dilakukan Mutu dan Kuzmanovic, namun kedua pemain ini gagal memanfaatkan setiap peluang yang diperoleh.
Babak kedua berjalan dengan alur permainan yang sama dengan babak pertama. Namun kali ini Rangers lebih banyak menekan. Mereka mendapat peluang lewat Kirk Boardfoot, dan Nacho Novo. Sayang tembakan Novo masih sering tidak tepat sasaran. Tiga pergantian pemain yang dilakukan tidak banyak membawa pengaruh. Sampai peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal menyarangkan bola ke gawang.
Susunan pemain:

Glasgow Rangers: Alexander, Broadfoot, Weir, Cuellar, Papac, Whittaker, Dailly, Hemdani, Davis, Novo , Darcheville

Fiorentina: Frey, Jorgensen, Gamberini, Ujfalusi, Gobbi, Kuzmanovic, Liverani, Montolivo, Santana, Pazzini , Mutu

sumber Hasil Imbang Hiasi Semifinal Piala UEFA : LiputanBola.Com
HASIL IMBANG HIASI SEMIFINAL PIALA UEFA

Piala UEFA, Pertaruhan Terakhir Fiorentina Seputar Berita Dunia Sepak Bola

PIALA UEFA, PERTARUHAN TERAKHIR FIORENTINA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

PIALA UEFA, PERTARUHAN TERAKHIR FIORENTINA

Piala UEFA adalah harapan satu-satunya piala yang dapat diraih oleh Fiorentina musim ini. Tidak heran jika Pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli, ingin mempertaruhkan segalanya demi membawa timnya menjuarai Piala UEFA. Besok , Fiorentina bertandang ke Stadion Ibrox untuk menjalani leg pertama semifinal Piala UEFA menghadapi tuan rumah Glasgow Rangers.
Prandelli yakin bahwa Fiorentina harus menyerang, mencetak gol, dan menampilkan sepakbola Italia jika ingin membawa hasil maksimal dari pertandingan tersebut. “Fakta bahwa kami adalah satu-satunya tim Italia di Eropa adalah suatu kehormatan, namun sekaligus tambahan tanggung jawab. Saya tidak mau menciptakan tekanan terlalu banyak. Kami ingin memainkan permainan bagus untuk memajukan olahraga kami serta berharap dapat memainkan jenis sepakbola yang kami sukai,” tutur Prandelli pada channel 4.
Saat berlaga di babak 16 besar, Fiorentina unggul 2-0 atas Everton pada leg pertama, namun di leg kedua, Everton juga menang dengan skor yang sama. Beruntung dewi fortuna masih memihak La Viola, Fiorentina lolos ke babak selanjutnya setelah menang adu penalti 4-2. Hal seperti ini-unggul di leg pertama namun disamakan pada leg kedua- tidak ingin diulangi lagi oelh Prandelli.
“Tim kami dibangun untuk bermain, dan saat situasi menjadi makin sulit kami harus melakukan pendekatan yang berbeda. Kami tidak ingin mempertahankan hasil seperti yang dilakukan di Liverpool,” papar pelatih berusia 50 tahun ini. “Kami membutuhkan gaya bermain sepakbola yang bukan saja menghibur, namun juga efektif. Sangatlah penting untuk menciptakan minimal satu gol di sini ,” imbuhnya.
Tomas Ujfalusi diragukan dapat tampil, namun bukan lantaran absennya bek tersebut yang menjadi kekhawatiran Prandelli. Ia lebih menyoroti kondisi lapangan Stadion Ibrox yang menurutnya kurang bagus. “Lapangan ini tidak berada dalam kondisi sempurna, dan itu menyebabkan kami perlu lebih berhati-hati. Saya harap timku dapat percaya diri, punya keyakinan, dan beberapa pertandingan telah memeberikan kami hal-hal tersebut. Kami berada di jalur yang benar,” tandas Prandelli.

sumber Piala UEFA, Pertaruhan Terakhir Fiorentina : LiputanBola.Com
PIALA UEFA, PERTARUHAN TERAKHIR FIORENTINA

Ronaldo: Lain Ceritanya di Old Trafford Seputar Berita Dunia Sepak Bola

RONALDO: LAIN CERITANYA DI OLD TRAFFORD

Tidak ada liak-liuk Cristiano Ronaldo dalam leg pertama babak semifinal Liga Champions di Nou Camp, dinihari tadi—WIB. Lini pertahanan Barcelona mampu menutup ruang gerak winger Manchester United yang diproyeksikan Sir Alex Ferguson sebagai ujung tombak pada pertandingan yang berkesudahan imbang tanpa gol.
Jangankan aksi mengelabui defender, tendangan penalti dari titik 11 meter pas di awal babak pertama saja gagal dikonversi menjadi sebuah gol. Mungkin MU akan membawa pulang kemenangan jika dimenit kedua Ronaldo memaksa Victor Valdes, kiper Barcelona, memungut bola dari gawangnya sendiri.
Nasi sudah jadi bubur, sama seperti tidak beruntungnya Barcelona yang gagal melesakkan sebuah gol pun walau mendominasi penguasaan bola. Ronaldo yang pasti senang MU belum menderita kekalahan di Liga Champions musim ini. Hasil 0-0 menurutnya juga fair. Ia yakin MU bakal memastikan tiket ke Moskow, Rusia, dan penampilan timnya akan lebih baik lagi di Old Trafford.
Versi Ronaldo, MU bahkan tampil tidak kalah baik dalam mengatur ritme. “Pertandingan yang sengit. Barcelona bemain baik, banyak menguasai bola dan bertahan dengan baik,” katanya kepada Sky Sports. Akan tetapi, “Kami juga bermain sama baiknya. Bermain away dengan membawa hasil 0-0 tidak terlalu buruk.”
Seiya-sekata, Sir Alex Ferguson berkata: “Kami bermain baik dan disiplin. Memang mereka tampil dengan gayanya sedangkan kami tidak. Tapi ingat ini Nou Camp! Lain halnya jika kami yang ganti menjamu mereka. Kami harus memperbaiki koordinasi permainan lebih baik lagi jika ingin meraih tiket final.”
Ronaldo, 23 tahun, merasa tidak ada yang salah dengan gayanya mengeksekusi penalti. Kegagalannya dianggap lebih disebabkan hanya karena tidak beruntung. “Saya tidak mencetak gol, itu saja. Tidak masalah, saya akan mencetak gol di Old Trafford. Di kandang saya yakin kami akan keluar sebagai pemenang,” bebernya. “Mereka memang lebih menguasai bola. Tapi soal peluang kami lebih banyak dan berbahaya dibanding mereka. Kesempatan bermain di kandang tidak akan kmi lewatkan.”
Sebelum menjamu Barcelona, Ronaldo harus menyiapkan mentalnya terlebih dahulu dalam ‘partai final’ Liga Premier Inggris musim 2007-08. Ronaldo dkk bertandang ke Stamford Bridge—markas Chelsea—pada Sabtue, 26 April. Kemenangan atas Chelsea hampir dipastikan MU yang unggul mutlak dalam selisih gol sukses mempertahankan gelar juara.

sumber Ronaldo: Lain Ceritanya di Old Trafford : LiputanBola.Com
RONALDO: LAIN CERITANYA DI OLD TRAFFORD

Barca-MU Tanpa Gol Seputar Berita Dunia Sepak Bola

BARCA-MU TANPA GOL SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

BARCA-MU TANPA GOL

Barcelona tidak mampu memanfaatkan partai kandangnya secara optimal. Dalam leg pertama babak semifinal Liga Champions di Nou Camp, Rabu atau Kamis dinihari—WIB, Barcelona ditahan imbang tanpa gol oleh Manchester United.
Hasil tersebut membuat peluang kedua tim tampil di Moskow pada 21 Mei tetap terbuka, walau MU akan sedikit diuntungkan karena pekan depan ganti menjamu Barcelona di Old Trafford. Cristiano Ronaldo menggagalkan peluang dari titik putih. Sementara El Barca yang mendominasi jalannya permainan tidak mampu memaksimalkan sejumlah peluang.
Pelatih Barcelona, Frank Rijkaard menurunkan Deco untuk menopang trisula Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Andres Iniesta. Sedangkan lini belakang tidak diperkuat Carles Puyol. Sir Alex Ferguson menurunkan formasi serang 4-4-2. Ronaldo, Carlos Tevez dan Wayne Rooney diturunkan berbarengan. Uniknya Ronaldo dipasangkan dengan Tevez di depan. Di lini belakang absennya Nemanja Vidic memicu perubahan. Wes Brown ditarik ke tengah sedangkan di bek kanan ditempati Owen Hargreaves.
Pertandingan baru berjalan dua menit, wasit Massimo Busacca menunjuk titik putih akibat handball Gabriel Milito yang menahan sundulan Ronaldo. Xavi Hernandez dkk memprotes namun Busacca berbulat tekad. Sangat disayangkan eksekusi yang diambil sendiri Ronaldo melebar ke kiri gawang. Perlahan kemudian tuan rumah mengendalikan pertandingan. Tapi sampai babak pertama usai Barcelona prakstis tidak terlalu memberi ancaman ke gawang Edwin van der Sar.
Barcelona lanjut mendikte permainan di babak kedua. Alur bola dikuasai mutlak sementara MU yang berada di bawah tekanan tidak mampu bangkit membalikkan keadaan. Penetrasi berbahaya Eto’o melewati Rio Ferdinand dan dilanjutkan umpan tarik yang bisa dibaca Michael Carrick. Messi yang baru pulih dari cedera lutut menjadi aktor utama serangan ke pertahanan lawan. Blunder Brown membuat gawang MU terancam yang tidak mampu dikonversi Eto11qazo jadi gol.
Kerjasama satu dua Messi, Deco dan Iniesta gagal dimanfaatkan Eto’o. Tendangannya pada menit ke-50 hanya menggoyang jala samping luar. Carrick merespon dua menit kemudian melalui sebuah gerakan yang menipu Gianluca Zambrotta, namun sama saja, bola mendarat di jala samping luar. Rijkaard mengambil keputusan berani dengan menggantikan Messi dengan Bojan Krkic. Xavi yang menjajal lewat tendangan jarak jauh masih bisa diantisipasi Van der Sar.
Walau tetap lebih banyak memegang bola, kreativitas serangan sedikit banyak berkurang tanpa Messi. Di 15 menit terakhir Thierry Henry disuntikkan. Striker yang sudah kenal betul merobek pertahanan MU itu melepaskan tembakan spekulasi. Bola deras menghujam namun akurasinya yang tidak menyulitkan masih bisa dipatahkan Van der Sar. Sampai pertandingan usai kedudukan tetap 0-0.
Susunan pemain:

Barcelona: Valdes; Zambrotta, Marquez , Milito, Abidal; Xavi, Toure Yaya, Deco ; Messi , Eto11qazo, Iniesta.

Man Utd: Van der Sar; Hargreaves , Ferdinand, Brown, Evra; Carrick, Scholes, Park Ji-Sung, Rooney ; Ronaldo, Tevez .

sumber Barca-MU Tanpa Gol : LiputanBola.Com
BARCA-MU TANPA GOL

Ribery: Kami Akan Merindukan Toni Seputar Berita Dunia Sepak Bola

RIBERY: KAMI AKAN MERINDUKAN TONI

Menjelang pertandingan semifinal Piala UEFA yang akan dilangsungkan Kamis nanti, Bayern Muenchen memiliki problem serius di lini depan. Mereka akan bermain tanpa striker andalannya, Luca Toni. Striker asal Italia ini terpaksa absen karena akumulasi kartu kuning.
Padahal, akhir-akhir ini Toni sedang berada dalam performa terbaik. Toni menyelamatkan Muenchen, saat ia mencetak dua gol untuk menghasilkan kedudukan imbang 3-3, saat Muenchen menjalani leg kedua perempat final melawan Getafe. Yang paling baru, dua gol Toni pula yang membawa Muenchen menjadi jawara Piala Jerman, saat timnya menundukkan Borussia Dortmund di partai puncak.
Ribery menjadi salah satu pemain Muenchen yang merasa kehilangan Toni. Dengan terbuka, kepada Sporting life, ia berujar “Selalu terdapat rasa frustasi saat kehilangan seorang topskorer,seorang pemain yang berperan besar dalam tim, sebab ini adalah pertandingan yang harus kami menangkan,”
Walau begitu, Ribery menyadari bahwa Muenchen juga memiliki pemain yang dapat menggantikan Toni. “ Kami punya dua pemain yang akan menggantikan dirinya, yakni Lukas Podolski dan Miroslav Klose, dan mereka pun ingin mencetak gol.”papar Rubery
Ribery punya sejarah kurang sedap dengan Zenit saat ia masih berseragam Olympique Marseille. Dua tahun lalu, ia dan rekan-rekannya ditundukkan Zenit di ajang yang sama. Oleh sebab itu, Ribery pun dirasa cukup mengetahui plus minus jawara Rusia tersebut.
Namun, Ribery tidak sesumbar. Ia justru melayangkan pujian pada Zenit. “Saya pikir mereka adalah tim bagus dan telah melewati jalan panjang du Piala UEFA. Musim ini mereka telah menyingkirkan dua tim bagus dan itu adalah ujian yang bagus bagi kami. Mereka telah berkembang pesat dan lebih kuat dibandingkan tim yang saya temui di Marselle,” tandas Ribery.

sumber Ribery: Kami Akan Merindukan Toni : LiputanBola.Com
RIBERY: KAMI AKAN MERINDUKAN TONI

Bayern Bidik Barzagli Seputar Berita Dunia Sepak Bola

BAYERN BIDIK BARZAGLI SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

BAYERN BIDIK BARZAGLI

Kans Bayern Muenchen untuk kembali menjadi yang terbaik di Bundesliga Jerman sangat besar. Menyisakan lima pertandingan, Bayern unggul 10 poin dari saingan terdekat, Werder Bremen, di posisi kedua. Belanja besar-besaran musim panas tahun lalu memberi hasil nyata. Luca Toni, Miroslav Klose dan Franck Ribery jadi faktor kunci mengkilapnya performa—juga di Piala UEFA.
Manajemen Bayern tidak berpuas diri. Biarpun tidak sepanik tahun lalu dalam menggelontorkan uang di lantai bursa transfer pemain, FC Hollywood menatap pasti untuk menambah kekuatan skuad saat ini. Prioritas utama penambahan pemain bertahan. Lebih spesifik lagi untuk posisi centre-back.
Di posisi ini Bayern sejatinya punya dua palang pintu tangguh: Lucio dan Daniel van Butyten. Tapi selebihnya hanya Martin Demichelis yang bisa diandalkan. Mengingat musim depan Liga Champions sudah menanti, perlua adanya penambahan agar stok pilihan bisa lebih gemuk, baik secara kuantitas maupun kualitas.
Menimbang serius kualitas, Bayern memilih Andrea Barzagli, defender yang musim ini bermain untuk Palermo. Bahkan salah satu media olahraga berpengaruh di Italia, Corriere dello Sport mengklaim Bayern berada di posisi terdepan dalam persaingan menggaet Barzagli setelah melayangkan tawaran signifian yang sulit ditampik.
Barzagli merupakan salah satu bek tengah terbaik di Serie A, meski musim ini ia gagal mempertahankan martabat Palermo yang tahun lalu berhak tampil di Piala UEFA. Bek berusia 26 tahun itu ibarat benteng kokoh ketika tampil untuk negaranya di babak kualifikasi Euro 2008 melawan Prancis, Ukraina, Georgia dan Skotlandia.
Barzagli yang telah bermukim di Pulau Sisilia sejak 2004 berkeinginan angkat kaki di akhir musim. Juventus dan Fiorentina sebelumnya juga menyatakan tertarik untuk menawarkan proposal kerja bareng. Tapi ya itu tadi, Bayern ada di tempat teratas. Bayern menyiapkan bujet 11,5 juta euro atau nyaris mencapai Rp 160 miliar. Fee transfer yang jauh lebih besar dari apa yang ditawarkan Bianconeri dan La Viola.
Jawara Piala Jerman ini ngotot menambah pemain baru demi berjaya di Liga Champions. Koneksi Italia jadi pola yang coba diikuti, mengaca dari kesuksean Luca Toni. Termasuk di antaranya ada Gennaro Gattuso dan penjaga gawang Fiorentina, Sebastian Frey. Barzagli yang menjabat wakil kapten Rosanero, sudah 31 kali bermain di Serie A musim ini.

sumber Bayern Bidik Barzagli : LiputanBola.Com
BAYERN BIDIK BARZAGLI

Komisi Eropa Tolak ‘Formula 6+5’ Seputar Berita Dunia Sepak Bola

KOMISI EROPA TOLAK 'FORMULA 6+5' SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

KOMISI EROPA TOLAK 'FORMULA 6+5'

Komisi Eropa, badan eksekutif Uni Eropa, memperingatkan FIFA sebagai badan otoritas tertinggi dalam persepakbolaan dunia, untuk tidak mencari kesepakatan atau pengertian bersama dengan asosiasi negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa, terkait keinginan Presiden FIFA, Sepp Blatter, yang menuntut diadakannya pembatasan jumlah pemain asing dalam satu klub yang berkecimpung di kompetisi utama masing-masing negara Eropa.
“Hukum yang berlaku di Uni Eropa kedudukannya jauh lebih tinggi dibanding kesepakatan seperti itu,” tegas seorang pejabat Eksekutif Komisi Eropa seperti yang dikutip Reuters. Karena itu, “Saya menyarankan kepada FIFA untuk menimbang ulang secara seksama dan berpikir dua kali sebelum melakukan langkah tersebut ,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Blatter bakal menyodorkan proposalnya tentang ‘formula 6+5’ dalam Kongres FIFA yang akan digelar di Sydney, Australia, bulan depan. Menurut sumber dari dalam FIFA, Blatter berusaha untuk melangkahi aturan hukum yang berlaku di Uni Eropa dengan mencapai deal atau kesepakatan dengan sejumlah asosiasi sepakbola negara dalam kongres tersebut.
Formula dimaksud adalah aturan wajib bagi setiap klub untuk menurunkan atau memainkan minimal enam pemain yang berasal dari negara tempat klub itu berdomisili. Lima lainnya boleh diisi pemain asing }.
“Andaikata Chelsea dilarang merekrut atau membeli Ronaldinho dengan alasan adanya deal atau kesepakatan antara FA dengan FIFA, maka si pemain atau Chelsea, berdasarkan aturan di Uni Eropa dapat melakukan langkah hukum. Sebab, para pesepakbola sama derajatnya dengan para pekerja. Karenanya, mereka harus diizinkan untuk bekerja di semua negara yang tergabung dalam Uni Eropa,” tandas pejabat tersebut.
Untuk dapat mengubah aturan yang selama ini baku diberlakukan dalam regulasi FIFA, terkait proposal ‘formula 6+5”-nya itu, Blatter memerlukan 75 persen suara dari 208 asosiasi negara-negara anggota FIFA. Artinya, proposal Blatter bakal berlaku jika didukung minimal 156 suara .

sumber Komisi Eropa Tolak 'Formula 6+5' : LiputanBola.Com
KOMISI EROPA TOLAK 'FORMULA 6+5'

Memori 1999 dalam Benak Collina Seputar Berita Dunia Sepak Bola

MEMORI 1999 DALAM BENAK COLLINA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

MEMORI 1999 DALAM BENAK COLLINA

Sosok wasit yang satu ini sangat populer di mata pecinta sepakbola, tidak hanya di Italia, tapi juga di seluruh dunia. Selain sikapnya yang tegas dan tak kenal kompromi di atas lapangan, ada ciri khas lain yang membuat wajah Pierluigi Collina—nama sang wasit—begitu membumi. Yaitu, tatapan dan sorot matanya.
Di sepanjang karirnya sebagai pengadil di lapangan hijau, Collina—yang lahir di Bologna 48 tahun yang lalu—kerap ditunjuk menjadi wasit di sejumlah partai-partai penting, baik dalam event domestik , ajang regional , dan Piala Dunia . Puncaknya, pada 30 Juni 2002, FIFA memercayakan Collina untuk menjadi sosok sentral di Stadion Internasional Yokohama, Jepang, venue babak final PD 2002 antara Brasil versus Jerman.
Menjelang first-leg babak semifinal Liga Champions antara Barcelona versus Manchester United yang akan digelar di Nou Camp, Rabu, 23 April, malam nanti, sosok Collina kembali dibicarakan. Pasalnya, dalam benak Collina, Nou Camp menyimpan nostalgia tersendiri. Hampir sembilan tahun yang lalu, tepatnya 26 Mei 1999, Collina ditunjuk UEFA untuk menjadi wasit di babak final Liga Champions antara Bayern Muenchen versus MU.
Ketika itu, sampai 90 menit normal pertandingan, Muenchen yang unggul 1-0 sejak menit keenam babak pertama, hanya tinggal menunggu peluit akhir Collina untuk memastikan diri meraih gelar untuk kelima kalinya. Namun, apa daya, takdir berkata lain. Dalam 112 detik injury time, anak-anak asuhan Sir Alex Ferguson mampu membalikkan keadaan lewat gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer.
“Saya harus mengatakan saya benar-benar beruntung bisa menjadi pengadil di sejumlah pertandingan besar dan bergengsi. Saya merasa sangat terhormat bisa mewasiti final Piala Dunia. Namun, saya selalu mengingat partai United versus Muenchen,” terang Collina seperti yang dikutip Daily Telegraph.
Alasannya? “Banyak. Yang pertama-tama dan selalu membekas dalam ingatan saya adalah ketika melihat dan mendengar reaksi fans MU ketika mereka mencetak gol kedua . Gemuruhnya benar-benar luar biasa. Seperti auman singa,” terang Collina.
Lalu, “Yang kedua, reaksi para pemain Bayern. Mereka sangat terpukul. Saya tidak melupakan suasana saat itu, terutama melihat kesedihan yang begitu mendalam dari diri Lothar Matthaus saat ia menatap trofi Champions,” terang Collina.
Kegagalan Muenchen meraih gelar Liga Champions saat itu merupakan lembaran hitam dalam karir Matthaus. Meskipun berhasil mengantarkan Muenchen menjadi jawara Bundesliga sebanyak tujuh kali, juara Piala Jerman tiga kali, UEFA Cup dua kali, plus menjadi sosok sentral di balik kejayaan Timnas Jerman di PD 1990, sampai gantung sepatu, Matthaus tak pernah merasakan nikmatnya mengangkat trofi Liga Champions.

sumber Memori 1999 dalam Benak Collina : LiputanBola.Com
MEMORI 1999 DALAM BENAK COLLINA

Grant, The Lucky One Seputar Berita Dunia Sepak Bola

GRANT, THE LUCKY ONE SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

GRANT, THE LUCKY ONE

Tidak ada seorang pun di antara 42 ribu penonton yang memadati markas Liverpool, Anfield Stadium, mengira Chelsea bakal melenggang ke luar lapangan dengan wajah tersenyum. Tidak juga Avram Grant dan para fans The Blues yang datang jauh-jauh dari London. Namun, sepakbola punya kalimat ‘sakti’: tidak ada yang pasti sebelum peluit akhir berbunyi.
Untuk kesekian kalinya, drama itu terjadi di Anfield. Di detik-detik akhir pertandingan ketika publik Kop bersorak-sorai kegirangan melihat Steven Gerrard dkk punya modal keunggulan 1-0, tiba-tiba bek pengganti, John Arne Riise membuat ‘ulah’: melakukan heading yang justru mengarah ke dalam gawang sendiri. Skor jadi imbang 1-1. Hasil yang sangat menguntungkan bagi Chelsea yang akan bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua pekan depan.
Keberhasilan mengantongi gol away itu membuat peluang Grant untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi dibanding pendahulunya, Jose Mourinho, kian terbuka lebar. Dalam dua kali kesempatan, The Special One, julukan bagi Mourinho, gagal mengantarkan Chelsea ke babak pamungkas.
Grant pun pantas berada di atas angin melihat buruknya rekor Liverpool, di bawah arahan Benitez, saat bertandang ke Stamford Bridge. Dalam delapan pertandingan, empat di antaranya di Liga Premier, tiga di Liga Champions, dan satu partai di Carling Cup, skuad Benitez gagal menjebol gawang The Blues satu kali pun!
Namun, di sisi lain, menyimak jalannya pertandingan, Grant pantas mendapat julukan The Lucky One. Tanpa bermaksud meremehkan perjuangan John Terry dkk, di mata publik, Chelsea pantas beruntung dengan hasil imbang tersebut. Bagaimana tidak. Terry dkk hanya mampu menguasai jalannya pertandingan di menit-menit awal babak pertama. Setelah itu, praktis permainan dikendalikan Liverpool.
Statistik yang dilansir UEFA jadi buktinya. Total shots yang dilancarkan anak-anak asuhan Rafael Benitez berjumlah 11 kali, unggul empat tendangan dari jumlah shots Chelsea. Bahkan, ditilik dari shots on target, Liverpool unggul jauh, tujuh berbanding tiga . Dalam penguasaan bola Gerrard dkk pun masih unggul: 55-45.
Grant pun kudu bersyukur memiliki seorang penjaga gawang kelas dunia dalam diri Petr Cech. Kiper Timnas Republik Ceska itu setidaknya, melakukan tiga kali penyelamatan gemilang terhadap upaya Dirk Kuyt, Gerrard dan Fernando Torres. Sangat normal, jika ketika gol Riise terjadi, Grant pun melompat kegirangan, satu hal yang dulu kerap dilakukan Mourinho.

sumber Grant, The Lucky One : LiputanBola.Com
GRANT, THE LUCKY ONE

MU Terancam Tampil Tanpa Vidic Seputar Berita Dunia Sepak Bola

MU TERANCAM TAMPIL TANPA VIDIC SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

MU TERANCAM TAMPIL TANPA VIDIC

Kabar yang bisa jadi menipiskan peluang Manchester United untuk meraih gelar Liga Champions untuk kali kedua di bawah arahan Sir Alex Ferguson. Menjelang first-leg babak semifinal menantang tuan rumah Barcelona di Nou Camp, Rabu, 23 April, malam nanti, MU terancam tidak dapat menurunkan salah satu pemain kuncinya di jantung pertahanan, Nemanja Vidic.
Seperti yang dilansir Daily Mail, dalam sesi latihan tim di hari Selasa kemarin, bek Timnas Serbia berusia 26 tahun itu absen dari skuad inti MU. Pun begitu pula dengan bek serbabisa asal Inggris yang baru saja membubuhkan tanda tangannya sebagai komitmen tetap tinggal di Old Trafford, Wes Brown.
Diyakini, dugaan semula, Vidic kembali mengalami cedera di lututnya. Seperti diketahui, pada leg pertama babak perempat final melawan AS Roma di Olimpico Stadium, 1 April lalu, gara-gara lututnya bermasalah Vidic harus ditarik ke luar lapangan ketika babak pertama baru berjalan sekitar 30 menit. Ketika itu Vidic divonis absen sampai tiga minggu }.
Namun, terbetik kabar, tadi malam Vidic dilarikan ke rumah sakit di Barcelona karena gangguan pada perutnya. Daily Mail mengklaim, juru bicara MU menolak mengiyakan atau membantah kabar tersebut. Yang pasti, Ferguson cemas dan bakal menunggu kabar dari Vidic sampai detik-detik terakhir penetapan 18 pemain. Kubu MU pun belum memberikan konfirmasi alasan di balik absennya Brown.
Tentu, kerugian besar bagi Ferguson jika dalam partai vital menghadapi Los Blaugrana di kandangnya sendiri, MU tampil tanpa Vidic dan Brown. Peran Vidic yang berduet dengan Rio Ferdinand di jantung pertahanan adalah faktor krusial di balik keberhasilan MU di sepanjang musim ini.

sumber MU Terancam Tampil Tanpa Vidic : LiputanBola.Com
MU TERANCAM TAMPIL TANPA VIDIC

Kalah dari MU, Barca Merugi 20 Juta Pound Seputar Berita Dunia Sepak Bola

KALAH DARI MU, BARCA MERUGI 20 JUTA POUND SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

KALAH DARI MU, BARCA MERUGI 20 JUTA POUND

Praktis tertutup peluang bagi Barcelona untuk meraih gelar kampiun di La Liga musim ini. Dengan hanya menyisakan lima pertandingan, pasukan Frank Rijkaard diklaim mustahil bisa melampaui jumlah perolehan musuh bebuyutan, Real Madrid, yang unggul 11 poin. Karena itu, tinggal prestasi di kancah Liga Champions yang menjadi satu-satunya harapan bagi Los Blaugrana untuk menambah deretan trofi di Nou Camp.
Untuk itu, langkah pertama yang kudu dilakukan Carles Puyol dkk adalah menyingkirkan tim favorit, Manchester United, di babak semifinal. Melihat rapor merah tim di kancah domestik, kali ini, publik menempatkan Barcelona sebagai pihak yang tidak diunggulkan alias underdogs. Kembali fitnya sejumlah pemain kunci, semisal Lionel Messi, Andres Iniesta, Rafael Marquez, dan Deco, tidak membuat fans klub dan media massa sumringah.
Namun, sebaliknya, dari dalam klub sendiri, keberhasilan di ajang kompetisi tertinggi di Eropa itu kian menambah tekanan kepada skuad Rijkaard. Seperti yang dilansir Daily Mail, menjelang leg pertama menjamu MU di Nou Camp, Rabu malam, untuk kali ketiga sepanjang musim ini Rijkaard memutuskan menggelar latihan dalam kondisi tertutup bagi publik.
Tekanan yang datang terhadap kubu Barca kian bertambah setelah terbetik kabar bahwasanya hasil buruk di Liga Champions bakal menggerogoti pundi-pundi alias pendapatan para pemain. Hal ini sangat terkait dengan struktur penggajian para pemain di Nou Camp. Dari total gaji yang berhak diterima, 35 persen di antaranya merupakan penghasilan dari bonus kemenangan.
Dengan rata-rata besaran gaji sebesar 3,2 juta pound per tahunnya dan melihat sistem bonus sangat erat kaitannya dengan hasil di Liga Champions, kekalahan dari MU bakal membuat skuad kehilangan pendapatan sampai 20 juta pound atau sekitar Rp 370 miliar. Artinya, kurang lebih setiap pemain merugi hampir satu juta pound.
Meski tidak diunggulkan, kubu Los Blaugrana sangat yakin dapat melaju ke babak final Liga Champions, 21 Mei mendatang. Selain para pemain, keyakinan serupa datang dari mantan pemain dan pelatih Barcelona yang juga legenda sepakbola dunia asal Belanda, Johan Cruyff. “Jika tidak melakukan kesalahan yang sangat bodoh dalam dua kali leg , saya yakin Barcelona bisa menyingkirkan United ,” tegas Cruyff.
Pasalnya, “Bagi Barcelona, bermain di kompetisi Eropa sangat berbeda. Secara teknis, kedua tim seimbang. Mereka punya Ronaldo, kami punya Messi. United punya Rooney, kami juga punya Eto’o. Jika Barcelona memegang kendali permainan, saya yakin, mereka bakal melaju ke Moskow,” terang Cruyff.

sumber Kalah dari MU, Barca Merugi 20 Juta Pound : LiputanBola.Com
KALAH DARI MU, BARCA MERUGI 20 JUTA POUND

Gol Riise Buka Peluang Chelsea Seputar Berita Dunia Sepak Bola

GOL RIISE BUKA PELUANG CHELSEA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

GOL RIISE BUKA PELUANG CHELSEA

Chelsea meraih hasil penting pada lawatannya ke Stadion Anfield. Menantang tuan rumah Liverpool, Chelsea berhasil memaksakan hasil imbang 1-1 pada pertandingan yang digelar Selasa . Liverpool sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Dirk Kuyt di menit ke-42. Namun kemenangan yang sudah di depan mata pupus saat John Arne Riise membuat gol bunuh diri di menit terakhir.
The Blues memulai pertandingan dengan baik, namun Steven Gerrardlah yang memiliki peluang terlebih dahulu. Dari pinggir kotak penalti Gerrard melepaskan tembakan kerasnya, yang masih mengarah tepat ke Petr Cech. Tekanan bagi Chelsea masih berlanjut, kali ini umpan Alonso dapat dikuasai sepenuhnya oleh Dirk Kuyt. Sepakan Kuyt masih dapat dihalau Cech dan Carvalho dapat membuang bola.

Pasukan Avram Grant kemudian menciptakan peluang yang tidak kalah berbahaya. Lampard mengirim bola lambung ke arah daerah pertahanan Liverpool, Joe Cole yang berdiri bebas berusaha mengejar bola tersebut. Namun usaha tersebut sia-sia, Cole gagal menjangkau bola tersebut.
Pertandingan berjalan makin panas, benturan-benturan makin kerap tejadi, diimbangi dengan beberapa peluang yang dimiliki kedua kubu. Drogba sempat terjatuh di kotak penalti saat berebut bola dengan Carragher, namun wasit menginstruksikan agar pertandingan berjalan terus. Liverpool kembali mendapat peluang, operan Gerrard dapat diteruskan Torres dengan sebuah tembakan. Namun, tembakan tersebut masih terarah tepat ke pelukan Cech.

Liverpudlian akhirnya dapat bersorak gembira saat Kuyt menciptakan gol di menit ke-42. Alonso mengambil tendangan bebas dengan cepat, bola tersebut diterima oleh Kuyt yang berada di sisi kiri pertahanan Chelsea, lantas ia meneruskannya dengan mengirim umpan silang.

Terry menyambut bola tersebut dengan menanduknya keluar kotak penalti Chelsea. Bola menyentuh Lampard, namun ia gagal menguasainya. Bola justru dikirim oleh Masscherano ke arah, Dirk Kuyt yang tanpa kesulitan menjebol gawang Chelsea dengan memasukkab vola lewat sela-sela kaki Petr Cech. Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 dan brtaham sampai turun minum.

Liverpool mendominasi menit-menit awal babak kedua. Lini tengah mereka yang diperkuat oleh Gerrard dan Xabi Alonso, mengungguli lini tengah Chelsea yang diisi Ballack, Makalele, dan Lampard. Walau demikian, Chelsea masih mampu mengirim beberapa umpan panjang tertuju ke Drogba. Namun, Drogba yang mendapat pengawalan ketat Sktrel kesulitan melepaskan diri.

Chelsea yang sudah ketinggalan satu gol, perlahan-lahan mulai bangkit saat Salomon Kalou masuk lapangan menggantikan Joe Cole. Drogba berusaha merepotkan bek-bek Liverpool. Namun, kali ini sepakan Drogba dapat diblok oleh Carragher.

Saat semua orang meyakini kalau Livepool akan keluar sebagai pemenang laga ini, petaka bagi The Reds terjadi di menit terakhr pertandingan. Sundulan Risse memupuskan keunggulan yang sudah diraih tersebut. Bermaksud memblok umpan silang yang dilepaskan oleh Salomon Kalou, Riise justru menyundulnya tepat masuk ke gawang Pepe.
Susunan pemain:

Liverpool: Reina, Aurelio , Carragher, Skrtel, Arbeloa, Kuyt, Babel , Alonso, Mascherano, Gerrard, Torres.

Chelsea: Cech, Ferreira, Carvalho, Terry, A Cole, Lampard, Makelele, Ballack , J Cole , Drogba, Malouda.

sumber Gol Riise Buka Peluang Chelsea : LiputanBola.Com
GOL RIISE BUKA PELUANG CHELSEA

Barcelona Tiru Milan? Seputar Berita Dunia Sepak Bola

BARCELONA TIRU MILAN? SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

BARCELONA TIRU MILAN?

Babak semifinal Liga Champions musim lalu AC Milan dikerubuti tiga klub Liga Premier. Bertempat di Olympic Stadium, Athena, Yunani, wakil Italia itu jadi kampiun. Musim ini, Barcelona yang menjadi ‘pejuang kesepian’ untuk melampaui tantangan Manchester United, Chelsea dan Liverpool yang ketiganya persis mengulang prestasi musim kemarin.
Jika patokannya musim lalu, maka Barcelona yang akan tampil mengangkat trofi juara ketika final di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, pada 21 Mei kelar digelar. Prestasi Milan tahun lalu menjadi pembelajaran dan contoh yang dipegang Los Blaugrana. Kesamaan-kesamaan lain bisa membesarkan Barcelona.
Performa terakhir dan anggapan mayoritas memihak salah satu klub Inggris bakal tampil jadi yang terbaik. Dengan tiga wakil yang masih bertahan maka ada kemungkinan kejadian derby Inggris di final, partai pamungkas yang diangap jadi anti-klimaks. Satu wakil di final sudah pasti, antara Chelsea atau Liverpool, yang menegaskan supremasi Inggris menempatkan satu wakilnya di final selama empat tahun tanpa putus, walaupun pada akhirnya catatan Inggris tidak mencengkan sama sekali.
Sedari 1984, hanya dua tim yang mampu tampil juara: MU pada 1999 dan Liverpool pada 2005. Italia dan Spanyol terbukti lebih baik. Barcelona yang tampil juara pada 2006 dengan mengalahkan—wakil Inggris—Arsenal jelas punya modal untuk mengulang prestasi Milan, meski banyak yang sangsi tim besutan Frank Rijkaard mampu mengulangnya.
Sebut saja MU, sedikit yang mengunggulkan Barcelona mampu melewati semifinal dengan menyingkirkan kandidat kuat juara Liga Premier musim ini tersebut. Performa Barcelona tidaklah mengkilap. Tapi di situ letak keunikannya. Seperti Milan, Barcelona juga kepayahan dalam perebutan gelar di liga domestik. Pun demikian kesamaan hantaman cedera yang menimpa para pemain bintang—terakhir Thierry Henry diragukan tampil pada leg pertama—dan kesulitan dalam hal konsistensi.
Tahun lalu Milan finis di urutan keempat dan tertinggal 36 poin, termasuk pemotongan delapan poin akibat calciopoli, dari sang juara Serie A, Inter Milan. Tapi seluruh mata pecinta permainan kulit bundar terperangah melihat senioritas Milan memanipulasi tempo permainan guna meredam determinasi MU di semifinal dan Liverpool di final.
Barcelona tak kalah ketetaran di La Liga. Menempati posisi ketiga, mereka terpaut 11 poin dari musuh bebuyutannya, Real Madrid. Sama seperti Milan, realitas Barcelona dihadapkan hanya fokus pada satu gelar: Liga Champions. Henry cedera tapi Lionel Messi, Samuel Eto’o dan Deco fit kembali untuk menundukkan MU di Nou Camp, Rabu, 23 April—atau selang sehari dari partai Liverpool versus Chelsea di Anfield. MU lebih diuntungkan karena leg penentuan dilangsungkan di Old Trafford sepekan kemudian.
Hasil imbang 0-0 dalam derby Catalan menghadapi Espanyol, Sabtu lalu, malah disambut baik Andres Iniesta. Gelandang Timnas Spanyol itu menganggap pertanda baik. “Liga Champions cerita lain,” ungkap Iniesta kepada AS. Sebagai contoh, kekalahan pahit 2-3 dari Real Betis, Sabtu , “Kami selanjutnya mampu menjinakkan Schalke 04 di kandangnya sendiri. Sangat penting buat kami menggapai final dan kami memiliki 180 menit untuk mewujudkannya.”
Kekuatan serang Barcelona pastinya berkurang tanpa kehadiran Ronaldinho—juga jika Henry sampai benar-benar absen. Tapi gempuran Barcelona lebih dari cukup untuk mengacaukan pertahanan The Red Devils dengan performa apik striker 17 tahun, Bojan Krkic.
MU musim ini lebih konsisten dan matang. Dengan Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney dan Carlos Tevez di depan, pertahanan mana yang tidak keder—walau kunci MU tetap berada pada keseimbangan di lini tengah. Kalau Barca sampai gagal, Rijkaard kemungkinan besar didepak. Leg pertama di Nou Camp mau tidak mau harus dimaksimalkan. Yang pasti pertarungan Barcelona versus MU menyimpan fakta menarik karena kedua tim belum mengecap kekalahan di Liga Champions musim ini.

sumber Barcelona Tiru Milan? : LiputanBola.Com
BARCELONA TIRU MILAN?

Giggs Terkenang Sukses Barcelona Seputar Berita Dunia Sepak Bola

GIGGS TERKENANG SUKSES BARCELONA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

GIGGS TERKENANG SUKSES BARCELONA

Ryan Giggs merupakan salah satu bintang yang turut membawa MU menjuarai Liga Champions 1999. Di final ketika itu, MU menantang raksasa Jerman, Bayern Muenchen. Sempat tertinggal terlebih dahulu, MU kemudian menciptakan keajaiban lewat dua gol balasan di masa injury time. Momen indah tersebut berlokasi di Stadion Nou Camp, Barcelona.
Giggs tentu saja berharap kenangan indahnya pada Stadion Nou Camp akan kembali terulang saat MU menantang Barcelona di semifinal Liga Champions yang akan digelar Rabu . Meski ia terkesan tidak ingin terjebak nostalgia masa lalu, namun Giggs mengakui kalau pengalaman manis di Nou Camp ingin diulanginya. “Itu adalah pertandingan lain, sudah sembilan tahun yang lalu. Namun ketika anda memiliki pengalaman bagus di suatu stadion, kamu tentu ingin mengenangnya dan harapanku adalah kami dapat melakukannya di Barcelona,” tutur Giggs seperti dilansir Goal.
Pemain kelahiran 34 tahun lalu ini meramalkan bahwa pertandingan antara MU kontra Barcelona akan berjalan seru, sebab kedua tim memiliki mental agresif dan dihuni pemain-pemain papan atas. Ia berkata “ Dasar dari kami adalah bermain sepakbola dengan pemain-pemain hebat, tim yang menyerang, mencetak gol, dan kedua tim melakukannya.”
Ia mengingatkan pertemuan kedua tim di babak penyisihan grup Liga Champions 1999, di mana kedua tim menghasilkan skor 3-3, baik saat bermain di Old Trafford maupun ketika pertandingan dilangsungkan di Nou Camp. “Saya pikir itu terlihat pada pertemuan terakhir kami. Di Old Trafford, hasil akhir adalah 3-3, di Nou Camp juga 3-3. Inilah permainan tim dan saya yakin hal ini akan terulang kembali: sepakbola menyerang, banyak gol,” yakinnya.
Saat ini publik sepakbola lebih memfavoritkan MU dibanding Barcelona, terkait performa kedua klub di liga domestik masing-masing. Bagi Giggs, hal ini tidak menjadi maslah. Bahkan tekanan publik semacam ini telah membuat MU mampu melangkah sampai semifinal Liga Champions dan memuncaki Liga Inggris. “Kami banyak difavoritkan oleh masyarakat, dan kami telah berkompromi dengan tekanan tersebut. Sebab dengan demikian, kami dapat menampilkan performa bagus di Liga Champions dan di liga , kami adalah favorit bagi setiap orang, sementara Barcelona tidak begitu sukses di liga domestik,” papar Giggs.
Meski demikian, Giggs menyadari bahwa Barcelona sama sekali bukan tim yang dapat dianggap enteng. “Tetap saja, itu Barcelona. Ini akan menjadi pertandingan yang berat untuk kedua tim sebab terdapat banyak kualitas yang ingin diperlihatkan, maka kami harus menanganinya dengan baik. Kami tidak terlalu menganggap apakah kami difavoritkan atau berada dalam situasi underdog, yang kami tahu kami dapat mencapai babak ini dan mendapatkan hasil ,” ujar pemegang gelar bangsawan OBE ini.

sumber Giggs Terkenang Sukses Barcelona : LiputanBola.Com
GIGGS TERKENANG SUKSES BARCELONA