Tampilkan postingan dengan label Visa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Visa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Agustus 2008

Tak Perlu Visa Nonton di Luzhniki Seputar Berita Dunia Sepak Bola

TAK PERLU VISA NONTON DI LUZHNIKI SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

TAK PERLU VISA NONTON DI LUZHNIKI

Setelah melalui proses negosiasi yang berlarut-larut dengan para pejabat pemerintahan Inggris dan ofisial UEFA—lembaga otoritas sepakbola tertinggi di Eropa—akhirnya Pemerintah Rusia bersedia memberlakukan aturan sementara sebelum dan sesudah dilangsungkannya babak pamungkas Liga Champions di musim ini yang rencananya bakal digelar di Luzhniki Stadium, Moskow, Rabu, 21 Mei mendatang.
Aturan sementara yang dimaksud adalah para fans dua klub, Manchester United dan Chelsea, yang diperkirakan berjumlah 42 ribu orang, tidak membutuhkan visa sebagai syarat wajib memasuki wilayah Rusia. Aturan ini berlaku dari 19 sampai 23 Mei. Di luar periode khusus itu, aturan visa kembali berlaku.
Artinya, para suporter dan penonton yang berasal dari luar Rusia yang hendak menyaksikan partai paling bergengsi di level persepakbolaan Eropa itu hanya membutuhkan tiket, paspor dan kartu imigrasi guna memasuki Luzhniki Stadium.
Semula, para fans kedua klub begitu cemas dengan kemungkinan tidak bisa hadir di Moskow tepat waktu terkait adanya kekhawatiran lambatnya proses aplikasi visa }.
Alotnya proses negosiasi itu, seperti yang dilansir harian The Guardian, sangat mungkin disebabkan keengganan kubu Rusia untuk meringankan syarat-syarat bagi fans Inggris yang akan memasuki wilayah Rusia. Pasalnya, Rusia kecewa berat dengan sikap Pemerintah Inggris yang sangat ketat memberlakukan visa kepada warga negara Rusia.
Keputusan yang diambil Pemerintah Rusia itu disambut hangat dan dipuji setinggi langit oleh Presiden UEFA, Michel Platini. “Kabar yang luar biasa bagi para fans sepakbola yang hendak terbang ke Moskow menyaksikan laga final Liga Champions tahun ini. Kini, tugas kami memastikan mereka dapat memasuki dan keluar dari Moskow dengan tanpa mengalami kesulitan yang berarti,” tegas Platini.
Untuk itu, “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, Pemerintah Kota Moskow dan Uni Sepakbola Rusia,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Komite Penyelenggara babak final Liga Champions, Alexei Sorokin menyatakan pihaknya telah menerima lebih dari 120 aplikasi dari sejumlah maskapai penerbangan yang akan membawa para suporter Inggris ke Moskow.
Mayoritas dari para fans kedua klub, sekitar 30 ribu suporter, diduga baru akan tiba di Moskow tepat pada hari dimana babak final digelar. “Mereka akan mendarat di bandara yang berbeda,” terang Sorokin.

sumber Tak Perlu Visa Nonton di Luzhniki : LiputanBola.Com
TAK PERLU VISA NONTON DI LUZHNIKI

Soal Visa Cemaskan Fans Duo Premiership Seputar Berita Dunia Sepak Bola

SOAL VISA CEMASKAN FANS DUO PREMIERSHIP SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

SOAL VISA CEMASKAN FANS DUO PREMIERSHIP

Menjelang partai pamungkas Liga Champions musim ini yang rencananya bakal berlangsung pada hari Rabu, 21 Mei mendatang di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, sekitar 40 ribu para pendukung Manchester United dan Chelsea menghadapi masalah serius terkait soal visa.
Kurang dari tiga pekan, kini muncul kekhawatiran jika pemerintah Rusia tidak dapat memroses aplikasi visa para fans Inggris tepat pada waktunya. Hal ini terkait dengan adanya pernyataan dari Wali Kota Moskow, Yury Luzhkov, yang menyatakan ada kemungkinan proses visa bagi para fans kedua finalis terlambat. Namun, seperti yang dilansir Daily Telegraph, statement Luzhkov dibantah Kementerian Luar Negeri Rusia.
Kedutaan Besar Rusia di London bersikukuh bahwa pihaknya bakal sanggup memroses permohonan visa bagi para fans The Reds dan The Blues tepat pada waktunya dengan cara menambah staf atau karyawan yang memroses permohonan visa tersebut. “Meskipun waktunya sangat mepet, kami yakinkan kepada para fans yang ingin hadir di Moskow bahwa aplikasi visa mereka bakal selesai pada waktunya,” tegas seorang juru bicara Kedutaan Rusia.
Selain soal keterlambatan visa, faktor lain yang cukup mencemaskan para fans adalah adanya kemungkinan mereka membayar biaya tambahan dalam pengurusan visa. Seperti yang dilansir The Times Online, guna menyelesaikan pemrosesan visa tersebut, Kedutaan Besar Rusia mengalihkan proses tersebut kepada Russian National Tourist Office .
RNTO, klaim The Times, bakal menaikkan ongkos pemrosesan visa sampai 50 persen. Normalnya, Kedutaan Besar Rusia bakal memungut biaya visa sebesar 45 pound . Tapi, RNTO yang dijalankan dua ekspatriat Rusia di kawasan Piccadilly, London, bakal menerapkan bea tambahan sebesar 20 pound .
Chief Executive Manchester United Supporters Trust, Duncan Drasco, mengecam langkah tersebut. “Itu pemerasan. Para suporter telah bekerja keras untuk bisa membayar biaya penerbangan, akomodasi, tiket, dan visa. Tindakan itu betul-betul menyakitkan,” tegas Drasco.
Selain soal visa, Dewan Kota Moskow sangat peduli dengan faktor keamanan jelang pertandingan babak final berlangsung. Karena itu, diyakini rute penerbangan para fans Chelsea dan MU bakal dipisah. Sekitar 700 bus telah disiapkan untuk mengangkut ke-40 ribu fans ke Luzhiniki Stadium. Untuk mengamankan partai final, sejumlah polisi Inggris bakal berangkat ke Moskow guna mendiskusikan langkah-langkah sekuriti dengan pihak keamanan setempat.

sumber Soal Visa Cemaskan Fans Duo Premiership : LiputanBola.Com
SOAL VISA CEMASKAN FANS DUO PREMIERSHIP

Senin, 18 Agustus 2008

Jual Tiket Final, Liverpool Terlalu Pede? Seputar Berita Dunia Sepak Bola

JUAL TIKET FINAL, LIVERPOOL TERLALU PEDE? SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

JUAL TIKET FINAL, LIVERPOOL TERLALU PEDE?

Liga Champions 2007-08 memasuki putaran akhir. Tinggal empat tim tersisa di turnamen antar klub paling elite di Eropa. Salah satunya Liverpool, yang berusaha menembus final untuk ketiga kalinya dalam empat tahun. Tapi, sebelum memastikan diri tampil di Luzhniki Stadium pada 21 Mei, The Reds harus melewati Chelsea terlebih dahulu di babak semifinal.
Belum pasti menginjakkan kaki di Moskow, Rusia, Liverpool sudah memasarkan tiket partai final Liga Champions kepada para pendukung setianya. Terlalu pede-kah Liverpool? Tidak karena hal itu merupakan instruksi langsung dari si empunya hajat, dalam hal ini UEFA. Lho?
The Reds sejatinya tidak nyaman dengan instruksi nyeleneh tersebut. Tapi setelah tahu akar permasalahannya barulah kemudian sadar, karena juga diikuti juga Barcelona serta Chelsea dan Manchester United—dua tim Inggris lainnya. Isu dasar yang jadi latar belakang yakni pengurusan visa ke Moskow.
Instruksi UEFA membuka pemesanan tiket sudah dilakukan MU. Chelsea dan Barcelona dalam waktu dekat juga akan melakukan hal serupa. Instruksi ini diambil sebagai langkah antisipasi agar tidak ada keterlambatan pendukung masing-masing tim jika sampai tampil di final.
Chief Executive Liverpool, Rick Parry menjelaskan: “Tiket kami jual sekarang juga karena UEFA membutuhkan data diri pembeli untuk pengurusan visa. UEFA meminta data detail pembeli tiket sehari setelah leg kedua sebagai syarat visa. Kami tidak nyaman sudah harus menjualnya, tapi mau bagaimana lagi.”
Langkah yang diambil UEFA diindikasi untuk meredam tiket jatuh ke penonton yang memiliki catatan buruk, seperti hooligans. Sementara seperti dilansir Daily Mail, Liverpool mendapat alokasi 21.000 lembar tiket jika berhasil menggapai final. permintaan menaikkan kuota tidak akan bisa karena sudah ditolak mentah-mentah oleh UEFA.
Tahun lalu manajemen Liverpool dikritik pedas oleh para pendukungnya untuk urusan pendistribusian tiket. Karena buruknya manajemen, fans Lievrpool di Athena, Yunani, bersitegang dengan pihak keamanan setempat. Untuk saat ini klub berusaha mengaturnya lebih baik lagi.
Tiket final Liga Champions kan dilepas dengan persyaratan. Syaratnya hanya untuk fans pemegang tiket terusan atau pemegang enam tiket pertandingan Liga Champions sepanjang musim ini. “Pemegang lima tiket regular juga dipertimbangkan,” terang Parry.
Akan tetapi tiket pertandingan babak kualifikasi sebelum penyisihan grup dan tiket dua leg semifinal versus Chelsea tidak masuh hitungan. Pendukung Liverpool dikenal loyal terhadap klub dan tidak segan-segan menggelontorkan uangnya demi memberi dukungan langsung pada Steven Gerrard dkk.

sumber Jual Tiket Final, Liverpool Terlalu Pede? : LiputanBola.Com
JUAL TIKET FINAL, LIVERPOOL TERLALU PEDE?

Selasa, 15 Juli 2008

MU LARANG PENONTON TAK BERTIKET SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

MU LARANG PENONTON TAK BERTIKET SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

MU LARANG PENONTON TAK BERTIKET

MU telah menegaskan bahwa pendukung tanpa tiket tidak disarankan melakukan perjalanan ke Moskow untuk menonton pertandingan final Liga Champions, yang akan diselenggarakan Rabu depan . Penegasan ini dilakukan, karena sebelumnya mereka telah kecolongan saat MU bertandang ke kandang Wigan dalam partai penentuan juara Premiership Minggu lalu.
Saat pertandingan Wigan kontra MU berakhir, sekitar 300 pendukung MU yang tidak memiliki tiket, menerobos masuk stadion, dengan cara membobol pintu darurat. Mereka memaksa masuk lantaran ingin menyaksikan tim kesayangannya mengangkat tropi Premiership. Meskipun peristiwa tersebut tidak memakan korban, pihak klub menaruh perhatian sangat besar terhadap peristiwa ini. Kepala bidang komunikasi MU, Phil Townsend, berkata “Insiden semacam itu sangat berpotensi menundang bahaya, namun kami tidak menerima komplain apapun dari Wigan. Pertandingan Minggu itu telah menciptakan suasana tidak terduga, dan kuharap hal tersebut tidak terulang lagi.”
Dari insiden tersebut, polisi telah menahan lima belas tersangka. Walau bagaimanapun, peristiwa tersebut telah membangkitkan memori buruk sebagian orang terhadap final Liga Champions setahun silam. Saat itu, ratusan pendukung Liverpool menyerang sebagian Milanisti sebagai buntut dari kekalahan tim kesayangannya.
“Saran kami tentu saja jangan bepergian tanpa tiket ,” lanjut Townsend. Ia sangat menaruh perhatian terhadap adanya kemungkinan sebagian fans MU yang berangkat ke Moskow tanpa tiket. Sebab, untuk partai final ini, tiket pertandingan tersebut dapat dikategorikan sebagai pengganti visa, seiring bebas visa yang diterapkan Pemerintah Rusia .
Semalam , pengurus Stadion Luzhniki mengumumkan bahwa pendekatan khusus akan diambil demi mencegah masuknya penonton tanpa tiket. Ia mengatakan bahwa setiap orang akan diperiksa begitu mereka sampai di stasiun metro terdekat dari stadion. Hanya mereka yang memiliki tiket yang diizinkan meneruskan perjalanan ke stadion.
Sebagai tambahan, stadion ini juga telah memasang sistem pengaman khusus di tiap-tiap pintu masuk. Hanya penonton bertiket saja yang dapat melewati pintu masuk, karena tiket yang dimiliki akan dideteksi oleh mesin khusus. Selain itu, sistem ini juga mencegah penonton dengan tiket palsu dapat memasuki stadion.

sumber MU Larang Penonton Tak Bertiket : LiputanBola.Com
MU Larang Penonton Tak Bertiket

INGGRIS PERMUDAH URUSAN VISA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

INGGRIS PERMUDAH URUSAN VISA SEPUTAR BERITA DUNIA SEPAK BOLA

INGGRIS PERMUDAH URUSAN VISA

Fenomena menarik terjadi di final Liga Champions dan Piala UEFA. Seolah-olah terjadi migrasi antara orang Inggris dan Rusia. Orang Inggis akan bertandang ke Rusia, tepatnya Stadion Luzhniki untuk menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga di final Liga Champions. Sedangkan orang Rusia akan menemani tim jagoannya menjalani laga final Piala UEFA yang akan digelar di Stadion City of Manchester.
Pendukung MU dan Chelsea sempat mencemaskan masalah visa yang semestinya mereka butuhkan untuk dapat memasuki Rusia }. Beruntung, setelah menjalani proses negosiasi alot, pemerintah Rusia mengizinkan fans MU dan Chelsea menonton pertandingan final tersebut tanpa harus mengantongi visa }.
Mungkin terpengaruh sikap terbuka yang ditunjukkan pemerintah Rusia, maka pemerintah Inggris pun memudahkan pengurusan visa bagi penonton partai final Piala UEFA yang berasal dari Rusia. Memang, para penonton tersebut tidak sepenuhnya bebas visa, namun pemerintah Inggris berjanji bahwa visa tersebut akan dapat diperoleh dengan gratis. Untuk mendapatkan visa gratis tersebut, pemohon hanya perlu mendaftarkan diri ke situs Kantor Urusan Luar Negeri Inggris, www.visa4uk.fco.gov.uk.

Kemudahan mendapatkan visa yang dilakukan oleh kedua negara ini dapat dipandang sebagai langkah positif. Sebab Rusia dan Inggris pernah berseteru akibat pembunuhan yang dilakukan oleh mantan agen Rusia, Alexander Litvinenko di London pada 2006 silam. Saat itu, Moskow menolak menyerahkan Litvinenko untuk diadili di Inggris.
UEFA sendiri telah menyerahkan sebanyak 13.000 lembar tiket bagi klub Zenit untuk dijual kepada para pendukungnya. Selain untuk pertandingan final Liga Champions, anggota Parlemen Rusia, Mikhail Grishakov, mengatakan bahwa berdasarkan hukum Rusia yang baru, bebas visa juga akan dikenakan bagi peserta ajang-ajang olah raga internasional lainnya yang akan digelar di negara tersebut, seperti Olimpiade Musim Dingin 2014.

sumber Inggris Permudah Urusan Visa : LiputanBola.Com
Inggris Permudah Urusan Visa